WADAHSPORT – Striker Arema Robert Lima Guimaraes beberapa akhir ini bermain kurang tajam, tetapi tak disangka kalau Guimaraes tidak bermain Arema justru lebih tajam tanpanya.

Saat melawan Barito Putera dan Persita Tangerang, sembilan gol bisa diciptakan oleh pemain Arema. Sementara ketika Guimaraes bermain saat melawan Persela Lamongan, Arema justru tidak bisa mendapatkan 1 poin.

BACA JUGA : Prediksi Bola Bournemouth vs Newcastle United 16 Maret 2019

Robert Lima Guimaraes terancam posisinya, ketika melawan Persita namanya bahkan tidak tercantum di daftar pemain. Posisi striker inti justru diberikan kepada Ahmad Nur Hardianto.

Dalam keadaan ini pelatih Arema, Milomir Seslija, memberikan jawabannya. “Kami hanya ingin melihat beberapa perubahan di pertandingan melawan Persela dan karakter bermain tim menjadi beda. Salah satu kuncinya, pemain Arema lebih banyak bergerak saat melawan Persita,” jelasnya.

Milo berkomentar lebih banyak perihal dan tidak ingin menyalahkan satu pemain saja. Ketika Lima bermain sebagai starter melawan Persela, dia melihat memang waktu itu timnya tampil di bawah performa.

BACA JUGA : Kepercayaan Sir Alex Ferguson Kepada Ole Gunnar Solskjaer

“Waktu itu hari buruk bagi Arema. Setiap tim bisa mengalaminya. Tapi, saya harap tidak ada hari buruk lagi di pertandingan ke depan,” lanjut Milo.

Ketika Hardianto menjadi pengganti Guimaraes juga tidak bisa dipungkiri pasalnya Hardianto tampil apik dan ganas saat melawan Persita.

Dengan keadaan tersebut Milo menegaskan agar tetap menjaga kekompakan, kerjasama tim supaya Arema kedepannya bisa lebih maju dan bersaing dipapan atas.

2 COMMENTS