WADAHSPORT – Para penggemar Real Madrid sepertinya masih sulit buat ‘move on’ dari mantan bintangnya, Cristiano Ronaldo. Peraih lima Ballon d’Or tersebut mengaku sering mendapatkan permintaan dari publik untuk kembali memperkuat klub raksasa Spanyol itu.

Ronaldo membuat kejutan pada bursa transfer musim panas kemarin. Beberapa bulan selang membawa Madrid meraih trofi Liga Champions keempat kalinya berturut-turut, ia memutuskan untuk pindah ke Juventus.

Sejak Ronaldo pergi, masalah di Madrid bermunculan. Terutama dari jumlah gol yang menurun jauh. Hal itu sampai membuat dua pelatih, Julen Lopetegui dan Santiago Solari, harus merasakan rasa pedih dari pemecatan.

Sering Diminta Pulang ke Madrid

Masa-masa hidup di Spanyol rupanya masih membekas di benak Ronaldo. Padahal, ia sudah nyaris setahun meninggalkan negara tersebut. Ia mengaku sering mendapatkan perlakuan yang spesial selama membela Madrid dan tinggal di ibukota Spanyol itu.

“Semua orang di Spanyol memperlakukan saya dengan baik. Terlepas dari masalah pajak saya, yang saya tak bisa sembunyikan dan lupakan, saya berjalan dengan kepala tegak dan hidup saya seperti sebuah buku yang terbuka,” tutur Ronaldo kepada El Pais.

BACA JUGA : Ronaldo Gantung Sepatu dan Akan Jadi Pelatih

“Fans di Madrid mencintai saya. Mereka tahu saya memberikan banyak hal kepada Real dan saat mereka menemui saya di jalan, mereka berkata: ‘kembalilah Cris, ini akan selalu menjadi rumah anda’. Saya senang mendengarnya,” lanjutnya.

Soal Kritikus

Ronaldo lalu berbicara soal kritikus yang dinilainya selalu menunggu momen di mana dirinya mengalami kegagalan. Namun ia memaklumi hal tersebut sebagai sebuah bagian dari hidup dan sudah merasa siap untuk menghadapinya.

“Kritikus melihat saya sebagai orang yang tak pernah mendapatkan masalah atau kekhawatiran, orang yang tak bisa bersedih. Orang-orang berpikir bahwa anda tak bisa mendapatkan masalah dengan uang. Bagaimana Cristiano bersedih bila dia punya uang jutaan?” tambahnya.

“Saya tahu orang-orang selalu mengarahkan pistolnya, menunggu saya gagal melakukan penalti atau berantakan di laga penting. Tapi itu adalah bagian dari hidup dan saya harus bersiap, seperti yang telah saya lakukan bertahun-tahun lamanya,” tandasnya

1 COMMENT

LEAVE A REPLY