WADAHSPORT – Gelandang asal Spanyol Cesc Fabregas mengaku cara Arsene Wenger keluar dari Arsenal menghancurkan reputasi manajer asal Prancis tersebut dan hal itu membuat dirinya sedih.

Wenger mulai menangani Arsenal sejak tahun 1996 silam. Ia kemudian membangun The Gunners menjadi salah satu tim terbesar dan terbaik di Inggris.

Selama 22 tahun, Wenger setia bertahan bersama Arsenal. Ia bahkan pernah menampik tawaran dari klub sekelas Real Madrid.

Wenger akhirnya cabut dari Emirates Stadium pada musim panas 2018 lalu. Padahal kontraknya masih tersisa satu tahun lagi. Ia angkat kaki dari Arsenal setelah dalam dua musim sebelumnya gagal membawa tim itu fini di zona empat besar liga.

Tak Layak

Wenger adalah manajer yang mengorbitkan Fabregas. Ia memberikan kepercayaan pada dirinya untuk tampil di lapangan dan membantunya jadi gelandang kelas dunia.

Jadi wajar apabila eks gelandang Barcelona ini merasa sedih melihat cara Wenger keluar dari Arsenal tahun lalu itu. Menurutnya manajer 69 tahun tersebut tak layak mendapat perpisahan seburuk itu.

BACA JUGA : Tottenham Hotspur Harus Mengakui Keunggulan Bournemouth

“Beberapa saat saya sedih, ya. Ia tidak pantas mendapatkannya atas apa yang telah ia lakukan,” cetus Fabregas pada beIN Sport.

“Dalam sepakbola, ini semua tentang hari ini. Apa yang Anda lakukan kemarin, sayangnya, tidak masuk hitungan,” keluhnya.

Petik Pelajaran

Gelandang yang kini memperkuat AS Monaco itu mengaku ia kini sudah memetik pelajaran dari kasus Wenger. Ia mengaku akan berusaha untuk mempertahankan standar permainannya di level tertinggi hingga akhir masa karirnya.

“Saat ini Anda perlu tampil bagus hari ini. Ini adalah dunia tempat kita hidup,” kata Fabregas.

“Ini bagus karena Anda tidak bisa hidup di masa lalu. Saya akan bisa hidup di masa lalu ketika saya berusia 38 tahun dan saya pensiun dan menggantung sepatu saya,” serunya.

“Itu akan sempurna karena saya bisa melihat video diri saya mencetak gol setiap hari,” pungkasnya.